Penemuan Mayat di Sungai Koto Tuo, Padang

GSI.com//PADANG-SUMBAR – Terjadi temuan yang mengejutkan di Sungai Koto Tuo, RT 003 RW 003 Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Seorang laki-laki dewasa ditemukan tewas dalam sungai. (22/12/2023).

Korban dikenali sebagai N. Melki Febrimadani, berusia 32 tahun, bekerja sebagai karyawan swasta, dan beralamat di Batusangkar, Batu Basa, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Korban memiliki hubungan keluarga dengan N. Rini Ratilo Nova, kakak sepupu yang berusia 41 tahun dan bekerja sebagai karyawan swasta di Jalan ATIP Simpang Tabing No. 23 RT 004 RW 004 Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Padang, serta N. Ridwan, adik kandung korban yang berusia 24 tahun dan bekerja sebagai swasta.

Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh Dasman Samik, seorang buruh yang turun ke sungai untuk mencari pasir dan batu. Dia menemukan sesuatu yang mencurigakan di sungai tersebut dan saat mendekat, menemukan mayat seorang laki-laki terendam. Samik segera berteriak meminta pertolongan, yang didengar oleh Farni Hidayat dan dilaporkan kepada Joni Torang Hasibuan, ketua RW setempat.

BACA JUGA  Misteri Pembunuhan Terhadap Nasifa Belum Terungkap Keluarga Minta Polda Jambi Bentuk Tim Khusus

Setelah memastikan bahwa temuan tersebut adalah mayat manusia, kejadian ini dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan KPIK, Aiptu Jhoni Putra SH. Kapolsek Koto Tangah, AKP AFRINO, SH. MH, beserta personel Polsek Koto Tangah segera tiba di lokasi dan menghubungi Basarnas untuk proses evakuasi.

Tak berselang lama, seorang laki-laki yang mengaku sebagai adik korban, Ridwan, mengetahui kejadian tersebut melalui media sosial Instagram. Ridwan mengungkapkan bahwa korban tidak pulang sejak malam sebelumnya dan mengalami depresi serta memiliki suatu penyakit. Setelah mendapatkan informasi tersebut, Ridwan langsung mendatangi TKP dan mengidentifikasi mayat tersebut sebagai kakak kandungnya yang hilang sejak malam sebelumnya. Korban tinggal di Tabing, Padang, bersama dengan saksi Si Met.

Mayat kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang yang didampingi oleh Kapolsek Koto Tangah. Di rumah sakit, keluarga korban meminta agar tidak dilakukan visum dalam, hanya visum luar, dan keluarga korban menerima keputusan tersebut dengan ikhlas atas kematian korban. Mayat direncanakan untuk dimakamkan di kampung halaman Batusangkar.

BACA JUGA  Lapau Hot Plate Tempat Nongkrong Yang Asyik? Fasilitas Bilyard

Kejadian ini mengejutkan warga setempat dan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban.(Rid).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *