Di Duga SDN 90/ VI Durian Lecah Mengalami Kemunduran Setelah Di Pimpin Oleh Oknum Kepsek Baru

GSI.com//MERANGIN-JAMBI- Dunia pendidikan yang terus berubah dengan signifikan sehingga banyak merubah pola pikir pendidik, dari pola pikir yang awam dan kaku menjadi lebih modern. Hal tersebut sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Diduga berbanding terbalik apa yang di telah di lakukan oleh kepsek SDN 90/VI Durian Lecah, Sungai Manau. Kab. Merangin. Kepala Sekolah tersebut di duga tidak menjalan kan tugas dan kewenangan Sebagai kepsek yang sesungguhnya.

Dugaan tersebut dapat di terkonfirmasi oleh keterangan dari salah satu wali murid yang namanya tidak bisa kami sebutkan karena menjaga narasumber. Sesuai dengan keterangan yang awak media terima, Kepsek yang sekarang jarang hadir di sekolah dan juga awak media ini juga mendapat keterangan dari salah satu masyarakat mengatakan,”Dalam satu bulan hanya bisa hadir 4 hari atau 5 hari kepsek di sekolah.

Kalau Abang tidak percaya lihat sendiri lah, apa lagi sekolah nya tidak terawat, beberapa kaca pintu jendela banyak yang pecah, plafon banyak yang hancur dan bocor “Ujarnya. 

Sebagian Masyarakat dan wali murid meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin, Mengganti Kepsek SDN. 90/VI Durian Lecah, Sehingga pelayanan di sekolah ini bisa lebih baik. Kualitas pendidikan untuk anak di sini lebih memadai Serta sarana dan prasarana di sekolah ini bisa di perbaiki. Sehingga kenyamanan siswa dalam proses belajar mengajar lebih baik dan layak.  

Hal tersebut membuat awak media ini turun langsung ke sekolah tersebut. Dari hasil pantauan awak Media di lapangan, apa yang di sampaikan masyarakat terlihat bangunan di sekolah tersebut memang banyak kerusakan dan tidak ada perawatan. Yang di curigai oleh awak media dana BOS yang di kelola selama ini tidak terealisasi dengan baik. Sehingga sekolah tidak ada perawatan bangunan.(Sahrial)

BACA JUGA  Pembakaran Emas Hasil Tambang Ilegal Bebas Beroperasi Di Unit 1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *