Daerah  

Konflik Lahan Masyarakat Desa Muara Kilis Dan PT WKS Belum Kunjung Selesai

GSI.com//TEBO-JAMBI- Pihak PT.WKS mencegah keras warga Desa Muara Kilis untuk melakukan aktivitas bercocok tanam untuk menyambung hidup mereka.(26/10/2023)

Beberapa security,Kholid Abdullah Babinsa yang bukan warga wilayah Desa muara kilis dan Yulianto selaku pihak manajemen PT.WKS Terjun ke lokasi Melihat masyarakat Desa Muara Kilis saat bercocok tanam.

“Dengan tegas nya YULIANTO selaku perwakilan pihak PT.WKS menghimbau masyarakat untuk menghentikan aktivitas cocok tanam, apabila berlanjut YULIANTO selaku perwakilan PT.WKS akan melaporkan masyarakat ke pihak kepolisian,”ungkapnya.

Masyarakat menantang keras,karena menurut masyarakat Desa Muara Kilis tanah tempat mereka bercocok tanam adalah tanah nenek moyang warga Desa Muara Kilis.

“ADITYA salah satu warga Desa Muara Kilis angkat suara,” kami tetap menanam dan melanjutkan aktivitas guna untuk menyambung hidup anak cucu warga Desa Muara Kilis,karena ini lah harta nenek moyang kami yang dapat kami kelola dan dipergunakan untuk bercocok tanam.”

Dengan serempak nya warga Desa muara kilis,” kami tetap melanjutkan aktivitas bercocok tanam!!!, “.dan warga pun langsung melanjutkan aktivitas bercocok tanam.

BACA JUGA  Babinsa Koramil 416-03 Sungai Bengkal Hadiri Launching Rumah Stunting Bestari

Salah satu warga inisial Abu menyampaikan ke Awak Media agar membantu menyampaikan aspirasi masyarakat terhadap pihak pemerintah yang terkait.

“Selama tegak nya PT.WKS,di wilayah Hukum Desa Muara Kilis masyarakat mengalami krisis ekonomi,dikarenakan tanah warisan nenek moyang Desa Muara Kilis digusur dan dikuasai oleh PT.WKS, Hingga saat ini warga Desa Muara Kilis belum tahu untuk kejelasan nya,” ungkapnya.

Maka dari itu,warga Desa Muara Kilis meminta perhatian dan pertolongan dari pihak pemerintah yang terkait untuk mengambil alih kembali tanah warisan nenek moyang warga Desa Muara Kilis.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *