Anak Oknum Anggota DPRD Bungo Fraksi Partai Nasdem Inisial Tka Pemilik Tambang Emas Ilegal Di Pelepat Sudah Kangkangi Aparat Penegak Hukum Polres Bungo Dan Kapolda Jambi

Oplus_16908288

GSI.COM//BUNGO_JAMBI_ Tka Sosok Pengusaha Ilegal Yang Berada Di Wilayah Hukum Kabupaten Bungo, Keterangan Warga Ia Sudah Lama Menguasai Dunia Pertambangan Emas Tanpa Izin Ia pun Membuka Peti Mengunakan Alat Berat, Dan No Problem Tentang APH, Karena Menurut Keterangan Warga Sekitar, Ia Anak Kesayangan Anggota DPRD, Kabupaten Bungo, ia Juga Kebal Hukum, Ujar warga” Karena Selama Usaha Ia Jalan satu pun APH tidak Ada Berani Sentuh Usaha Ilegal milik dia”.

Saat ini Wilayah Kabupaten Bungo, sedang marak-maraknya aktivitas PETI yang semakin menggila, dan tentu ini sudah tidak menjadi rahasia lagi, bahkan menurut informasi masyarakat, diduga segelintir oknum aparat pun ikut dalam usaha ilegal tersebut, sehingga mungkin sulit untuk di musnahkan, salah satunya saat ini disusun baru Pelepat, yang sedang gencar-gencarnya, PETI bebas beroperasi mengunakan alat Excavator dipinggir aliran sungai Batang Pelepat, seolah-olah tak tersentuh oleh hukum alias kebal hukum.

Berdasarkan temuan wartawan dilapangan, terpantau beberapa alat excavator yang sedang beroperasi tepatnya pinggiran sungai dusun baru Pelepat, menurut keterangan beberapa masyarakat yang tidak dapat disebutkan namanya, terkait PETI yang bermain Di dusun tersebut.

BACA JUGA  Salam Sampai Jumpa di Lain hari Dari Pak Yanto Dan Rekan-Rekan Pemilik Pasar Malam di Desa Lubuk Mandarsah Ulu Tengah Ilir Kabupaten Tebo Jambi

 

Aktivitas PETI di wilayah kami ini selain di dusun baru, juga ada di wilayah dusun rantau asam, kalo untuk wilayah dusun baru Pelepat pemiliknya bernama (tk) warga dusun baru Pelepat, kebetulan beliau juga anak dari oknum anggota DPR Bungo (Hmd) yang masih aktif menjadi wakil rakyat, sampai saat ini, Pemilik alat PETI di Dusun rantau asam (ib) warga dusun rantau asam, ujarnya.

Pihak wartawan mencoba menghubungi perangkat Desa atau Datuk Rio setempat, guna konfirmasi aktivitas PETI, namun tidak pernah direspon sama sekali. Bahkan pesan WhatsApp pun tidak pernah di balas, menurut tanggapan Kapolsek Pelepat terkait aktivitas ini Charlos, menerangkan.

Kami sudah berupaya memberikan himbauan,agar mereka hentikan aktivitas tersebut, seolah-olah ada pembiaran dari kami, namun mereka tetap tidak peduli, Di dusun rantau asam pun ada juga PETI yang beroperasi, diduga pemilik nya (ib) orang rantau asam, yang aktivitas nya tengah-tengah sungai, pernah waktu itu kami usir, mereka lari sampai ke hutan. Ungkapnya.

BACA JUGA  Wakil Perusahaan Dan Wakil Direktur  Media Gempar Sumatera Indonesia Turut Berdukacita 

Kami meminta kepada pak Kapolres bungo beserta jajarannya agar dapat langsung turun ke lokasi wilayah Pelepat yang sedang gencar-gencarnya aktivitas PETI yang makin merajalela. Demi menjaga kelestarian alam dan kesehatan bagi lingkungan masyarakat.(

Aswan A.MD. Direktur (PT.GEMPARSUMATERAINDONESIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *