SPBU.14.264.581.Diduga Telah Menjual Minyak Oplosan

GSI.COM//AGAM-SUMBAR_ SPBU 14.264.581.Diduga telah merugikan konsumen, lokasi SPBU Banda gadang tiku Tanjung mutiara kabupaten Agam saat Di Investigasi awak media mendatangi kantor, SPBU tersebut.

 Diduga BBM jenis Pertalite dari SPBU 14.264.581. bercampur dengan solar atau Minyak Bayat, puluhan konsumen datangi SPBU Banda gadang kabupaten Agam yang terletak di jalan raya Padang Pasaman tiku Tanjung mutiara Kabupaten Agam.

Para konsumen mengeluh dan meminta pertanggung jawaban dari pengelola SPBU.banda gadang tiku Tanjung mutiara, karena telah membeli bahan bakar(BBM) jenis Pertalite, namun justru bercampur solar,atau minyak Akibatnya banyak Kendaraan milik konsumen menjadi mogok atau mati mendadak.

“Saya beli bensin [Pertalite] di SPBU, setelah jalan mati, tapi saya paksakan,” kata warga setempat. Yang berlokasi di tiku”

“Saya mengira BBM sepeda motor saya habis. Lalu saya membeli lagi di pom bensin tersebut, Setelah isi Pertalite sepeda motor saya ngebul seperti motor dua tak dan tersendat lalu mati dan tidak mau dihidupkan,” jelas warga”

Karena mesin mati, sepeda motor langsung dibawa ke bengkel, Oleh bengkel diberitahu jika BBM sepeda motor tercampur solar”

“Tangki motor langsung kita kuras,” ungkap warga.

Hal yang sama dialami warga yang tak mau di sebut identitasnya dan puluhan warga lainya, Ia mengaku setelah mengisi Pertalite di SPBU Banda gadang tiku Tanjung mutiara Kabupaten agam sepeda motor miliknya macet dan harus diservis di bengkel.

“seseorang, mendatangi pom bensin mau minta ganti rugi. Dan oleh pihak pom bensin tiku,tapi blum ada penjelasannya. jelas warga.

Senada, disampaikan warga yang lain Ia mengungkapkan setelah mengisi Pertalite di SPBU 14.264.581.banda gadang tiku sepeda motor saya macet.

“Tangki langsung saya kuras dan saya isi Pertamax baru bisa hidup lagi. Ini saya datang kesini untuk minta ganti rugi, papar warga.tapi blum ada kejelasan.ungkap warga”

Nasib yang sama di alami warga pasia paneh tiku mesin mobilnya menjadi ngadat dan tersendat setelah mengisi BBM jenis Pertalite di SPBU tersebut”

Membeli Pertalite Rp70.000. Setelah selesai itu, saya pulang. Ditengah perjalanan saya kaget, kok mesin jadi ngadat dan brebet, knalpot juga ngebul. Lalu hari ini saya komplain ke SPBU, Banda gadang tiku ternyata di SPBU banyak warga yang komplain,” papar nya.

Sementara itu, Pengelola SPBU tiku 14.264.581 Edwin. membenarkan adanya komplain dari para konsumen.

Menurut dia, bercampurnya kedua jenis BBM itu, Setelah truk tangki bongkar BBM, untuk mengisi tangki penyimpanan. Setelah itu banyak para pembeli yang komplain ke pihak SPBU .tiku tersebut.

Karna di duga mencampur minyak oplosan yang di jual kepada konsumen ,tanpa memikirkan Kerusakan kendaraan konsumen.(Citra jaya)

BACA JUGA  Kalapas Kelas IIB Lubuk Basung, laksanakan kegiatan Latihan Mahatma yang diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan
Editor: Aswan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *