Hukum  

“Sadis” Dugaan Oknum Anggota Polisi Menyiksa Afif Maulana Hingga Tewas

GSI.COM>SUMBAR – Imbas kasus kematian Afif Maulana (13) yang di nilai tidak transparan, Koalisi masyarakat sipil anti penyiksaan ,mendesak agar kapolri jendral listiyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Sumatra barat, Irjen Suharyono. senin, 05 Agustus 2024.

Kapolda Sumbar di nilai telah menghalang halangi penegakan hukum dan melindungi para pelaku anggota polisi yang di duga menyiksa Afif Maulana hingga tewas.

Mendesak kapolri untuk segera mencopot Irjen Suharyono dari jabatan kepala kepolisian daerah Sumatra barat.
Kata direktur LBH Padang Indira Suryani dalam keterangan pers dan masyarakat Sumatra barat.

Selain itu kapolri juga di minta memberhentikan para terduga pelaku yang terlibat praktik penyiksaan yang mengakibatkan tewasnya anak usia (13) Thn Afif Maulana.

Polda Sumbar juga di kecam atas aksi intimidasi yang di lakukan kepada pers dan masyarakat dalam proses pengungkapan kematian Afif Maulana, anak di bawah umur (13) Thn.

Mendesak agar Polda Sumbar menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas tindakan tak profesional dalam proses penegakan hukum dan mewujudkan keadilan serta kepastian hukum bagi korban ucap masyarakat.

BACA JUGA  Diduga Pemasok Minyak Untuk PETI, Oknum PNS ditangkap Polres Bungo

Selain itu masyarakat juga mendesak agar komisi Nasional hak asasi manusia (Komnas ham) ,komisi kepolisian Nasional (kompolnas) ombudsman ,KPAI dan LPSK aktif memantau perkembangan proses hukum kematian Afif Maulana ini.

Masyarakat Sumatra barat mendesak komisi lll DPR RI segera memanggil Kapolri pada rapat kerja publik untuk memberikan pertanggung jawaban tentang seluruh rangkaian dugaan terjadinya penyiksaan terhadap Afif Maulana dan 17 anak lainya.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *