Diduga Masyarakat Desa Betung Berdarah Barat Dan Betung Berdarah Timur Merasa Dirugikan Oleh Koperasi Tani Hutan Alam Hijau Makmur

GSI.com//TEBO-JAMBI- Ratusan Hektar Perkebunan Karet dan Sawit Milik warga Desa Betung Berdarah Timur Dan Betung Berdarah Barat,Pintas, Tanah Garo, dan Muara Ketalo, Di Gusur atau Steking Secara Paksa Oleh Alat Berat Milik Pengusaha Inisial MLK yang Di duga Di Rental Oleh Koperasi Alam Hijau, Saat ini lahan kami para Petani yang di Gusur Di ganti Tanaman Kayu eukalitus, Seperti Tanaman Milik PT WKS,ujar warga.(28-02-2024)

Kami masyarakat Merasa Dirugikan Oleh kedua belah pihak, Koperasi Tani Alam Hijau Makmur dan Pengusaha Pemilik alat Berat inisial MLK Karena Sebelum Menggusur atau steking tidak Ada konfirmasi kepada Pihak petani ujar masyarakat ke awak media Saat Bertemu di Rumah Warga Pemilik Kebun.

Beberapa Petani pemilik kebun menjelaskan pada awak media itu lahan Hutan belantara Yang kami buka secara Imas Tumbang Sendiri, pada tahun 1994 kami tanami padi,cabe, dan karet,kami kuasai secara turun temurun sampai Hari ini kami kuasa.

Petani Inisial Sh, St, ed,,hs,nw, z,i.Menjelaskan Akan tetapi saat ini kebun karet yang kami Tanam dengan Jasa dan tetes keringat, Seenak nya saja di Gusur secara paksa Dengan Keterangan Kalau lahan tersebut Milik atau Ijin koperasi Tani Alam Hijau Makmur,seluas -+ 2,490 Hektar, Ujar warga.

Kami Selaku petani dari Desa Betung Berdarah Barat Dan Betung Berdarah Timur dan Desa lain nya, minta ke pada Pemerintah Daerah Kabupaten Tebo, Terutama pak Kapolsek Tebo Ilir,camat,Tebo Ilir, pak Bupati Tebo,Dan Dinas perkebunan Kabupaten Dinas Perkebunan Provinsi juga Dinas Kehutanan Kabupaten Tebo Dinas Kehutanan Provinsi,Juga pak Gubernur Jambi, Dan Kementerian Kehutanan dan Kementerian ATR/BPN agar panggil Pihak Koperasi Tani Alam Hijau Makmur yang telah merugikan kami para petani agar mengganti rugi jasa dan Tanaman tumbuh yang sudah payah bertahun-tahun kami rawat dan kami kuasai.(Redaksi)

BACA JUGA  Merasa Dirugikan Atas Pungli yang Mengatasnamakan Organisasi, IPB Lapor Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *