Diduga Peti di Belakang Pasar Rantau Embacang Meresahkan Warga Air Sungai Batang Tebo Tercemar

Oplus_16908288

GSI.COM//BUNGO-JAMBI- Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Batang Tebo, tepat di belakang Pasar Rantau Embacang, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi, kian meresahkan warga.

Pantauan media ini pada Rabu, 16 September 2026, aktivitas PETI masih beroperasi terang-terangan di tanah milik warga setempat. Akibat pengerukan tebing sungai, air Sungai Batang Tebo menjadi keruh dan dikeluhkan masyarakat.

“Masyarakat sekitar Sungai Batang Tebo sangat resah melihat kondisi air sungai. Kerjanya menghantam tanah tebing sehingga air keruh,” ujar sumber warga kepada media ini.

Sumber tersebut menyebut, aktivitas di lokasi tersebut diduga milik seorang pria berinisial BH alias BG Holik, warga Tanah Bekali.

“Terpantau beberapa lokasi di wilayah Rantau Embacang, kerjanya di tanah warga setempat. Nama pemilik yang bekerja disebut BG Holik warga Tanah Bekali,” ucap sumber tersebut.

Padahal, sebelumnya aparat setempat melalui Bhabinkamtibmas dan pemerintah daerah sudah memberikan himbauan. Namun himbauan tersebut diduga tidak diindahkan.

“Kami menerima laporan yang sudah viral di media sosial. Kami berharap kepada pihak terkait, khususnya Satgas Zero PETI Polres Bungo dan Polda Jambi, untuk segera menindaklanjuti laporan masyarakat ini. Jangan sampai kerusakan lingkungan semakin parah,” tegas Sahrul.

BACA JUGA  Diduga Pangkalan Gas Elpiji Di Kabupaten Tanjung Jabung Barat Menyalahi Aturan Pemerintah 

Hingga berita ini diterbitkan, pemilik yang disebutkan masih dalam upaya konfirmasi. Pihak DLH Bungo dan Polsek Tanah Sepenggal juga masih akan dimintai keterangan terkait pengawasan di wilayah tersebut.(TIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *