News  

Berikan Luang Untuk Generasi Muda Untuk Berekpresi Bangun Desa

GSI.com//SUMATERA BARAT – Oleh: Ridwan Syafrullah, S.E,C.PR. Ketua LPMN Sulit Air Anggota KNPI Wartawan Muda Peran pemuda sangatlah penting, tentu tidak semua orang ikut andil dalam suatu perbaikan. Karena, melakukan suatu perbaikan dalam kehidupan, baik perbaikan ekonomi , sosial, adat, politik dan sebagainya. Semua membutuhkan perjuangan yang cukup ekstra untuk dapat menjalankannya, agar dapat membawa dampak positif dilingkungan kehidupan bermasyarakat.(13/12/2023)

Kebanyakan dari anak desa, berkeinginan pergi ke kota untuk memperbaiki taraf kehidupannya, baik dari segi ekonomi maupun sosialnya, Padahal, peran anak muda  yang Fares Graduate serta paran pemuda aktif sangatlah dibutuhkan untuk membangun kampung halaman, dan ikut andil didalamnya.

Dengan berbagai jenjang pendidikan dari berbagi Universitas, dan berbagai disiplin  ilmu. Semestinya, hal tersebut dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan ketika pulang ke kampung halaman.

Bung Hatta pernah berkata, “Indonesia tidak akan besar karena obor dari Jakarta, tapi Indonesia akan bersinar karena lain-lain di desa”.

Pesan ini merupakan pesan mendalam, menjelaskan bahwasanya kesejahteraan Desa juga merupakan kewajiban kita semua, termasuk generasi muda untuk ikut andil dalam membangunnya.

BACA JUGA  PT. WKS Bantu Perbaikan Jalan Desa  Rawang Kempas

Namun sayang, tidak bisa kita pungkiri bahwasanya ketika selesai dari pendidikan di berbagai perguruan tinggi, banyak generasi muda tidak mau atau tidak diberikan kesempatan untuk mengambil bagian dalam menghidupkan lilin-lilin di desa tersebut.

Kenapa,,,!? Mungkin, Karena kebutuhan ekonomi yang tidak mencukupi (gaji), gaya kepemimpinan di desa yang otoriter, tidak diberikannya kesempatan, dikerdilkan nya ilmu pengetahuan, dinilai minim ilmu pengetahuan, dinilai  belum cukup umur dalam mengambil bagian, tidak berpengalaman , dan berbagai opini lainya.

Padahal pemuda memiliki peran penting dalam membangun kampung halaman. Mereka adalah agen perubahan yang berpotensi besar untuk mendorong kemajuan dalam berbagai sektor seperti pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya. Partisipasi aktif pemuda dalam pembangunan infrastruktur, pengembangan program pendidikan, peluang kerja, serta kegiatan sosial dapat mengubah wajah kampung halaman menjadi tempat yang lebih berkembang dan berdaya saing.

Keberanian, energi, dan semangat inovasi pemuda menjadi pendorong utama dalam memperkenalkan solusi baru dan mengatasi masalah-masalah yang ada.

Namun, melibatkan dan diikutsertakan dalam berbagai  kegiatan belum terealisasikan dengan  optimal, baik dari segi penganggaran kegiatan, dan hal sebagainya.

BACA JUGA  Jajaran Pengurus LSM GMBI Wilter Sul-Sel Baru Klarifikasi ke Kantor BPDAS

Sedangkan dengan kreativitas dan pengetahuan teknologi, mereka bisa memanfaatkan sumber daya lokal dengan lebih efisien, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kewirausahaan.

Selain itu, pemuda juga berperan penting dalam mempertahankan dan melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Keterlibatan mereka dalam kegiatan budaya, seni, dan tradisi membantu menjaga identitas kampung halaman sambil membuka pintu bagi inovasi yang memadukan nilai-nilai lama dengan ide-ide baru.

Peran pemuda sebagai motor penggerak perubahan harus tetap disuarakan. Dengan memberikan mereka ruang untuk berkreasi, berpartisipasi aktif dalam pengambilan keputusan, dan memberikan dukungan yang cukup. Pemuda dapat menjadi kekuatan penting dalam membangun kampung halaman mereka menuju masa depan yang lebih baik.

Menyongsong bonus demografi harus dipersiapkan. Memberikan peluang seluas- luasnya untuk mereka generasi muda sesuai dengan kebutuhannya, tanpa harus menggunakan melalui perantara orang dalam.(Ridwan Syafrullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *