GSI.com/TEBO-JAMBI- Merealisasikan pembangunan infrastruktur menggunakan Dana Desa (DD) sudah menjadi kewajiban bagi setiap Pemerintah Desa (Pemdes).
Pemerataan infratruktur di Desa terus Dikucurkan Pemerintah Pusat Sesuai Dengan Arahan dan instruksi Presiden Republik Indonesia (Ir.Jokowidodo) Mulai dari pembangunan Jalan, Jembatan hingga gedung sarana Prasarana.
Tentunya hal itu dilakukan demi menopang peningkatan ekonomi masyarakat, sehingga dapat tertinggal dari wilayah Miskin dengan kesejahteraan warganya.
Namu sayang demi sayang seakan tidak perduli akan instruksi presiden.
sampai ada kebocoran Dana Desa atau penyimpangan dalam penggunaan Dana Desa, kepala Desa lubuk madrasah ulu /sumber Arum Kecamatan Tengah ilir, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi.
Yang mana dari hasil Investigasi awak media di lapangan, Desa lubuk madrasah ulu pada tahun 2024 Merealisasikan pembangunan di dusun Tanjung beringin salah satu nya kegiatan perbaikan jalan as dusun Tanjung beringin Desa lubuk madrasah ulu Kecamatan tengah Ilir kabupaten tebo Provinsi jambi.
Saat tim mencari informasi dari masyarakat setempat, salah satu warga yang enggan menyebutkan namanya,
Menjelaskan kepada awak media bahwa jalan yang di perbaiki tersebut,merupakan jalan k
Dusun Tanjung beringin (mulai dari simpang beringin menuju bukit bakar desa lubuk madrasah ulu kecamatan Tengah Ilir kabupaten Tebo Provinsi jambi.
“lanjut ‘ masyarakat dan juga salah satu tokoh masyarakat menjelaskan kronologis bangunan jalan ini , saya sebagai tokoh masyarakat di Desa ini, terkait perbaikan jalan dengan anggaran DD ini saya tidak pernah tau dan tidak ada rapat di kantor Desa.
Inilah akibat nya Tampa pengawasan dari tokoh masyarakat atau kurangnya pengawasan dari BPD perbaikan jalan ini menjadi perbaikan asal asalan belum ada dua Minggu sudah hancur dan rusak parah, ujarnya.
Akibat perbaikan jalan ini asal asalan,kami masyarakat pengguna jalan ini,menjadi terlantar baik mengeluar kan hasil usaha kami mau pun anak sekolah kami tidak bisa lagi ke sekolah tuturnya.
Lanjut..tokoh masyarakat”,
Kami sudah menunggu apa tanggapan dari pemdes sama sekali tidak ada solusi Untuk perbaikan jalan ini.
Maka dari itu, saya sebagai tokoh masyarakat,
Am bgk ,mantan Kadus dusun Tanjung beringin Mengambil inisiatif untuk bekerja sama dengan masyarakat dan tengkulak atau tokeh sawit membuat suatu anggaran dana swadaya masyarakat untuk perbaikan jalan tersebut.
Alhamdulillah mulai tgl :26 masih tiga hari bekerja alat berat,hasil petani sudah bisa keluar dan anak sekolah kami pun sadah bisa sekolah tuturnya.
” Dan disini perlu saya sampaikan atas nama masyarakat terkait pengunaan Anggaran DD 2024 ini yg kami anggap asal asalan ini, kami akan buat laporan kepada pihak Aph Jaksa,Bupati, Inspektorat , Kabupaten Tebo supaya di periksa dan di audit, ada apa di balik ini semua tutupnya.
Hingga berita ini terbitkan awak media sudah konfirmasi lewat watshap App ke kepala desa lubuk madrasah ulu ,pendamping Desa, tidak ada jawaban.(Tim)





















