GSI.com// BUNGO-JAMBI– Kecamatan Tanah sepenggal lintas kabupaten Bungo Desa Tanah periuk diduga telah terjadi asusila seksual pelecehan”SODOMI” Terhadap santri berinisial (kulup) Berlokasi yayasan pondok pesantren bina generasi asri Desa tanah periuk.
Pada hari selasa 30 april 2024 ada beberapa awak media melakukan Investigasi kontrol sosial di lapangan, dan memasukkan beberapa wilayah Kabupaten Bungo Namun sa,at memasuki Desa tanah periuk, ada salah satu warga Desa Tanah periuk yang tak boleh di sebut nama nya, memberikan informasi ke awak media, bahwa di Desa Tanah periuk Di duga ada terjadi pelecehan sex “SODOMI” antara murid dan Guru kejadian Sekitar satu bulan yang lalu sampai Sa,at ini” Belum ada titik terang, dari pemerintahan Desa setempat, baik dari lembaga adat untuk Mengukap Persoalan Itu”Ungkap nya.
Kemudian salah satu awak media mendatangi tempat kediaman datuk Rio( KADES) Desa Tanah periuk kecamatan Tanah Sepenggal lintas, untuk di minta Keterangan apakah benar ada kejadian Pelecehan seksual SODOMI antara murid dan Guru pengajar yayasan pondok pesantren tersebut pernah terjadi??
Lalu Dengan singkat Jawaban datuk RiO (KADES) Desa tanah periuk memberikan izin untuk di wawancarai, bahwa Dugaan Pelecehan seksual SODOMI tersebut, memang ada terjadi, di Desa saya sekitar satu bulan yang lalu, di salah satu yayasan pondok pesantren di Desa tanah periuk, saya lupa tanggal kejadian nya tanggal berapa, kejadian tersebut dalam bulan puasa satu bulan yang lalu,” korban masih warga Desa saya,” Berinisial Kulup” Ungkap kades/Datuk Rio.
Setelah datuk RiO memberikan keterangan lalu awak media meminta menghubungi perangkat Desa dan lembaga adat, pihak korban, pihak saksi, dan pihak pimpinan yayasan pondok pesantren untuk di minta keterangan” Namun pihak keluarga dari korban Sa,at di undang ke rumah kediaman datuk rio, untuk di minta keterangan ” Keluarga korban dengan singkat menjawab” saya tidak bisa hadir berhubungan badan kurang sehat” Ungkap nya.
Setelah beberapa menit kemudian awak media ingin ketemu dan mendatangi pihak korban bersama pihak keamanan Desa” Namun Sa,at di hampiri keluarga korban ibu kandung memberikan keterangan bahwa bapak keluar rumah” Kata nya.
Pada hari rabu 1 Mei 2024 korwil nasional bhayangkara atau Tim investigasi Media GSI menelpon salah satu kepala yayasan pondok pesantren lewat wahtsapp untuk di minta keterangan, apakah benar ada dugaan pelecehan seksual sodomi terhadap murid tersebut, oleh Guru sekolah pesantren tersebut?
Dengan singkat keterangan kepala yayasan pondok pesantren tersebut, memberi kan keterangan ke awak media?
Sebelum nya pihak korban dan pihak pesantren sudah melaporkan ke pemerintah Desa, dan lembaga adat agar permasalahan dugaan pelecehan seksual antara murid dan guru ini secepatnya di selesaikan di adat desa setempat” Namun tidak ada penyelesaian dari adat Desa”” Kata pimpinan yayasan pondok pesantren tersebut ke awak media” Karena tidak ada keputusan dari adat Desa kami dan pihak korban sepakat langsung membuat laporan ke pihak Aparat Hukum KAPOLRES MUARA BUNGO” Untuk di tindaklanjuti apakah benar ada terjadi”” Ungkap nya.
Di minta bapak Kapolres Kabupaten Bungo dan ketua Lembaga adat kabupaten Bungo mohon di tindaklanjuti perkara dugaan pelecehan tersebut, Demi menjaga nama baik Adat Desa dan yayasan pondok pesantren tersebut.( SAHRUL)





















