Diduga Dana Anggaran Bos Tidak Terealisasikan ke Sekolahan Yang Ada di Wilayah Jampang Tengah

GSI.com//KAB-SUKABUMI- Pemerintah pusat telah mengelontorkan Anggaran Bantuan yang begitu besar, dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara ( APBN) Ke Semua SKPD Salah satu nya bantuan untuk Dunia pendidikan dari mulai Sarana Prasarana Dana (Bos) Bantuan Operasional Sekolah, dalam Juklak Juknis Bantuan Dana Bos Ada untuk Pemeliharaan Sekolah.Rabu.( 18/10/23)

Ada salah satu yang berinisial ( u) pegawai PGRI di wilayah Kecamatan Jampang dia memaparkan kami sebagai anggota PGRI menyatakan di bawah Binaan Ada 8 sekolah”,papar nya

Inisial ( u ) adalah salah satu kepala sekolah SD & Anggota PGRI di wilayahnya Kecamatan Jampang Tengah,
hasil temuan di lapangan bersama Tim Di Duga Dana (BOS) Bantuan tersebut ada sebagian untuk pemeliharaan sekolah.

Ketika Tim Sidak ke salah satu sekolahan SD terlihat kaca sekolah yang sudah pada pecah, genteng sekolahan bolong, pintu sekolah rusak dan dinding tembok sekolahan yang sudah tidak layak.

Dari hasil investigasi dugaan sekolahan SDN yang ada di wilayah Jampang Tengah membuat LPJ yang di laporkan ke dinas adalah laporan hasil yang Fiktif

BACA JUGA  Disnaker Kota Pekanbaru Menghalangi Tugas Wartawan 

Selanjutnya menjadi sorotan awak media investigasi bersama tim dana anggaran bos yang di gelontorkan untuk perbaikan sekolah tidak terealisasikan di sekolahan SDN

Lalu kami menyambangi bendahara yang tidak mau disebut namannya mengutarakan bahwa bendahara hanya sekedar bendahara tetapi anggaran dana bos yang digenggam oleh kepala sekolah makannya kami tidak bisa mencatat itu memberi wewenang kepada kepala sekolah berinisial (U).

Harapan Kami pada APH penegak hukum, dinas terkait agar sidak ke sekolahan SDN kecamatan Jampang Tengah dan melihat fisik sekolahan yang terlihat tak layak. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *