Diduga Pihak Kapolsek Bangko Dan Kapolres Merangin Tutup Mata

GSI.com//MERANGIN-JAMBI- Adanya  Penambangan Emas Tampa izin (PETI) milik mafia bernama Nasip, Di Desa Mentawak RT 7 boleh di katakan Kebal Hukum, boleh di katakan Aparat Penegak Hukum ( APH) Tutup mata memberantas peti tersebut.(24-03-2024).

Juragan Penambangan Emas Tampa Izin ( PETI) Bernama Nasip ini boleh di katakan bernyali, dan kebal hukum. Beberapa kali berita di naikin oleh beberapa media, Namun konsistensinya beroperasi masih mantap dan gagah, Dan seakan-akan melecehkan aparat penegak hukum. 

Padahal PETI tersebut beroperasi di tengah pemukiman warga RW 7 Desa mentawak, kecamatan, Nalo Tantan, Semakin di adakan razia oleh aparat penegak hukum, mesin Dompeng yang di gunakan oleh Nasip semakin bertambah. 

Hal tersebut semenjak media radar publik menaikkan pemberitaan Semasa itu mesin yang di gunakan masih 1 set. Di adakan penertiban oleh pihak Aparat penegak Hukum (APH) mesinnya malah bertambah menjadi dua set keesokan harinya dia bekerja lagi.

Pada Minggu berikutnya media GSI menerbitkan Pemberitaan lagi, yang menerbitkan pertama oleh media radar publik, Berita kedua yang di terbitkan oleh GSI dan Global Investigasi menaikkan berita Dompeng milik Nasip tersebut, Dapat kabar APH juga turun ke lokasi, Setelah dua hari Penertipan oleh APH, Dompeng milik Nasip ini malah bertambah satu lagi. Menjadi tiga SET,”

Dari kejadian tersebut tampak jelas saudara Nasip menantang APH dan melecehkan personil polisi yang turun ke lokasi PETI tersebut.

Kami juga mendapat info dari salah satu awak  media berinisial (SL) mengatakan Dompeng nasip diduga di bekingin oleh APH Sehingga razia yang di lakukan oleh APH tersebut hanya serimonial.

Besok paginya APH mau turun, pada malamnya sebelum razia diduga sudah di bocorkan sehingga 2 kali di lakukan pengecekan ke lokasi tidak pernah dapat mengamankan pelaku peti yang di komando oleh Nasip.

Yang lebih mirisnya kabar yang di dapat oleh awak media ini di lokasi. Nasip tidak membolehkan Masyarakat setempat untuk mendulang di lokasi tersebut. Hal tersebut tampak terjadinya kekerasan pisik yang di lakukan oleh Nasip kepada ibu pendulang, ujar warga.

Masyarakat yang berdomisili di sekitar Dompeng itu beroperasi meminta keseriusan AKBP Ruri untuk turun langsung mengecek lokasi dan menangkap Nasip sebagai pemodal pelaku PETI tersebut yang telah Meresahkan.

Keresahan masyarakat setempat terbukti ketika awak media turun ke lokasi. Beberapa ibuk-ibuk yang sedang memegang dulang yang namanya minta tidak di tulis dalam berita ini. Mengatakan pada awak media.

Polisi beberapa kali razia tempat Nasip namun tidak ada yang di tangkap, kian orang sebagai mencari makan dari pendulang tidak di bolehkan oleh Nasip,”  mendulang di lokasi dia. Pernah kemaren salah satu dari kami pendulang di cekik lehernya oleh Nasip,” 

Kami meminta keseriusan APH  sebagai pimpinan tertinggi di polres Merangin, Serius memberantas peti di dusun kami ini ungkapnya.

Dari keterangan yang di dapat dari masyarakat yang berdomisili di lokasi Dompeng tersebut, Membuktikan bahwa Nasip arogan dan melecehkan konstitusi Polisi khusunya polres Merangin. 

Sudah sepatutnya polres Merangin bertindak tegas terhadap pelaku peti, Yang beroperasi bebas, Sesungguh nya polisi di bentuk untuk menegakan aturan dan udang- udang di negara Republik Indonesia ini, karena Masyarakat Merangin membutuhkan .APH yang tegas untuk para  Pelaku PETI  yang sudah meraja Lela, Semakin banyak dan berani beroperasi terang-terangan Tanpa ada rasa takut.(“SAHRIAL’)

BACA JUGA  Warga Sungai Mengkuang Resah, Minta Polisi Tertibkan Gudang BBM Ilegal Milik Somat, Buk Ica

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *